sedih dan bahagia
selalu mengiringi kehidupan ini
dia bagaikan sebuah bayangan
yang akan mengikuti setiap langkah kita
sedih dan bahagia
kita tak akan bisa meramal dia akan datang
kita juga tak bisa tau kapan dia akan pergi
semuanya penuh teka-teki
sedih dan bahagia
dua-duanya bisa membuat kita lupa diri
jika kesedihan mendera maka putus asa yang datang
jika bahagia yang datang maka rasa sombong yang akan mampir
semuanya itu ujian bagi kita dari Yang Maha Kuasa
untuk mengukur keimanan dan ketakwaan umatnya
dengan kesedihan bisa menempa kita menjadi kuat
dengan kebahagiaan bisa membuat kita selalu bersyukur
sedih dan bahagia
itu tak ada bedanya
jadikanlah dua-duanya sahabat
yang akan selalu kita ambil hikmahnya.....
Friday, 22 October 2010
Thursday, 14 October 2010
HARUSKAH AKU MENYERAH..................
aku sudah berusaha bersabar
dengan semua rasa sakit ini
aku sudah berusaha tegar
dengan semua rasa nyeri ini
tapi hari ini aku sudah tak sanggup lagi
ingin aku melepaskanmu
agar rasa ini tak menggangguku
ingin aku membiarkan kau pergi
agar aku tak terbelenggu dalam dosa
apakah aku pencundang...????
jika menyerah dan mengalah
aku sudah berusaha
mengikuti semua kemauanmu
aku sudah berusaha
memahami dan mengerti dirimu
tapi semua itu tak berarti bagimu
Ya Allah.....
aku ikhlas dengan semua ini
aku tulus dengan semua ini
aku sangat menyadari
bahwa diri ini bukan wanita idamannya
bahwa diri ini bukan wanita impiannya
bahwa diri ini jg bukan wanita yang ada dihatinya
begitu banyak kekurangan di diri ini
tapi apakah ketulusan ku
tak bisa membuka pintu hatinya
tapi apakah keikhlasanku ini juga
tak bisa menyentuh perasaannya
Ya Allah....
biarkanlah rasa sakit ini
hanya aku dan Engkau yang tahu
biarkanlah yang telah terjadi
aku tak akan membebaninya
dengan semua luka hati ini
biarkanlah dia bahagia
itu sudah cukup bagiku
aku menyadari sekali
bahwa semua ini adalah salahku
Ya Allah....
Kuatkanlah hamba
agar tidak terpuruk dalam keputusasaan ini
Amien
dengan semua rasa sakit ini
aku sudah berusaha tegar
dengan semua rasa nyeri ini
tapi hari ini aku sudah tak sanggup lagi
ingin aku melepaskanmu
agar rasa ini tak menggangguku
ingin aku membiarkan kau pergi
agar aku tak terbelenggu dalam dosa
apakah aku pencundang...????
jika menyerah dan mengalah
aku sudah berusaha
mengikuti semua kemauanmu
aku sudah berusaha
memahami dan mengerti dirimu
tapi semua itu tak berarti bagimu
Ya Allah.....
aku ikhlas dengan semua ini
aku tulus dengan semua ini
aku sangat menyadari
bahwa diri ini bukan wanita idamannya
bahwa diri ini bukan wanita impiannya
bahwa diri ini jg bukan wanita yang ada dihatinya
begitu banyak kekurangan di diri ini
tapi apakah ketulusan ku
tak bisa membuka pintu hatinya
tapi apakah keikhlasanku ini juga
tak bisa menyentuh perasaannya
Ya Allah....
biarkanlah rasa sakit ini
hanya aku dan Engkau yang tahu
biarkanlah yang telah terjadi
aku tak akan membebaninya
dengan semua luka hati ini
biarkanlah dia bahagia
itu sudah cukup bagiku
aku menyadari sekali
bahwa semua ini adalah salahku
Ya Allah....
Kuatkanlah hamba
agar tidak terpuruk dalam keputusasaan ini
Amien
Labels:
Coretanku
Wednesday, 13 October 2010
KERESAHAN SANG BUMI
ku sudah lupa
kapan aku dicipta oleh Tuhanku
mungkin jutaan tahun yang lalu
atau juga milyaran bulan silam
begitu banyak sudah cerita aku lihat
begitu banyak sudah kisah aku saksikan
tentang tingkah laku umat manusia
aku begitu bahagia
saat Tuhanku menciptakanku
untuk tempat hidup anak cucu Adam
mahkluk yang begitu mulia
yang diutus oleh Allah
sebagai khalifah dimuka bumi ini
hari berganti hari
tahun pun berganti tahun
aku ikhlas menjalani perintah Tuhanku
untuk tempat berpijak manusia
aku tak menginginkan imbalan
aku juga tak menginginkan balas jasa
semua tulus kelalui
tapi aku begitu sedih dan menangis
betapa semuanya sudah berubah
dulu aku adalah tanah yang nyaman
untuk berpijak para penghuniku
dulu aku adalah tempat yang indah
sebagai tempat untuk beristirahat
tetapi sekarang aku kelihatan begitu kejam
banjir dan tanah longsor tiap hari terjadi
yang mengakibatkan ribuan
bahkan ratusan nyawa melayang
yang mengakibatkan tangisan
dan ratapan bagi yang ditinggalkan
aku pun bertanya pada Tuhanku
wahai Tuhan....apakah ini salahku..???
tetapi tak ada jawaban
aku hanya bisa merenung
menyalahkan diri sendiri
kapan semua bencana ini berakhir..????
tetapi apakah semua ini salahku...
seharusnya manusia ikut bertanggung jawab
seharusnya mereka meyayangiku
seharusnya mereka mencintaiku
seharusnya mereka memeliharaku
bukan malah merusakku
manusia menguras semua isi perutku
mereka juga merusak hutanku
mereka tak peduli lagi
hanya ingin memuaskan ambisi
mereka lupa bahwa aku ini tidaklah abadi
wahai manusia cintailah aku...
peliharalah aku
agar aku bisa menjadi tempat yang nyaman
bagi para penerusmu nanti
kapan aku dicipta oleh Tuhanku
mungkin jutaan tahun yang lalu
atau juga milyaran bulan silam
begitu banyak sudah cerita aku lihat
begitu banyak sudah kisah aku saksikan
tentang tingkah laku umat manusia
aku begitu bahagia
saat Tuhanku menciptakanku
untuk tempat hidup anak cucu Adam
mahkluk yang begitu mulia
yang diutus oleh Allah
sebagai khalifah dimuka bumi ini
hari berganti hari
tahun pun berganti tahun
aku ikhlas menjalani perintah Tuhanku
untuk tempat berpijak manusia
aku tak menginginkan imbalan
aku juga tak menginginkan balas jasa
semua tulus kelalui
tapi aku begitu sedih dan menangis
betapa semuanya sudah berubah
dulu aku adalah tanah yang nyaman
untuk berpijak para penghuniku
dulu aku adalah tempat yang indah
sebagai tempat untuk beristirahat
tetapi sekarang aku kelihatan begitu kejam
banjir dan tanah longsor tiap hari terjadi
yang mengakibatkan ribuan
bahkan ratusan nyawa melayang
yang mengakibatkan tangisan
dan ratapan bagi yang ditinggalkan
aku pun bertanya pada Tuhanku
wahai Tuhan....apakah ini salahku..???
tetapi tak ada jawaban
aku hanya bisa merenung
menyalahkan diri sendiri
kapan semua bencana ini berakhir..????
tetapi apakah semua ini salahku...
seharusnya manusia ikut bertanggung jawab
seharusnya mereka meyayangiku
seharusnya mereka mencintaiku
seharusnya mereka memeliharaku
bukan malah merusakku
manusia menguras semua isi perutku
mereka juga merusak hutanku
mereka tak peduli lagi
hanya ingin memuaskan ambisi
mereka lupa bahwa aku ini tidaklah abadi
wahai manusia cintailah aku...
peliharalah aku
agar aku bisa menjadi tempat yang nyaman
bagi para penerusmu nanti
Labels:
Coretanku
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)